Tampilkan postingan dengan label Famili. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Famili. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2020

Aku, Dia, dan Lelaki dalam Hidup Kami (IDN Times)

IDN Times
Aku merasa ada lebam di hatiku

Saat ini dia berdiri di hadapanku dengan tatapan yang sama. Seperti delapan tahun lalu. Selalu hangat bak fajar pagi, juga melumpuhkan hati. Delapan tahun lalu–meski tak lama–dia pernah menjadi bagian dari hari-hariku, mewarnai masa remajaku. Meninggalkan cerita manis dan getir yang masih tertoreh di hati. Detik ini juga kubiarkan kenangan mengambil alih waktu, melemparku ke masa lalu.

Sekolah baru berarti lingkungan baru, teman-teman baru, dan hari-hari baru siap menyambutku tatkala Mama dimutasi ke tempat kerja baru. Sesungguhnya, hidup kami memang tidak sama lagi sejak kepergian Papa. Ya, Papa meninggalkan aku dan Mama tanpa sebaris kalimat perpisahan pun yang Papa tinggalkan untukku. Sulit kupercaya dan kumengerti, bagaimana bisa seorang ayah melakukan hal itu kepada aku, anak tunggalnya? Bukankah aku buah dari cinta mereka? Memikirkan kenyataan itu terlalu menyakitkan buatku.

Minggu, 24 November 2019

Jangan Terpuruk! Sikapi Pertengkaran Orang Tuamu dengan 5 Cara Ini (Sisternet)

Melakukan hal-hal buruk atau tindakan bodoh tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik

Sisters, memiliki keluarga yang harmonis, tentunya harapan semua anak, bukan? Namun, tidak semua anak mendapatkan kenyamanan seperti yang mereka dambakan. Mungkin kamu salah satu anak yang harus hidup dalam suasana sangat tidak menyenangkan itu karena harus menyaksikan orang tuamu sering terlibat dalam pertengkaran hebat. Saling memaki, saling menyalahkan, setelah itu tidak bertegur sapa dan saling buang muka bila berpapasan. Satu situasi yang membuatmu kecewa, benci, sedih, bahkan terluka.

Lalu, bagaimana kamu harus menyikapi situasi sangat tidak menyenangkan ini agar tidak membuatmu terpuruk, Sisters?

1. Orang tuamu juga tidak sempurna


Mereka juga punya masalah dan kesulitan yang tidak selalu bisa kamu mengerti, loh, Sisters. Banyak hal yang bisa memicu pertengkaran mereka. Bisa karena perbedaan karakter, masalah kesetiaan, masalah ekonomi, kurangnya komunikasi karena kesibukan mereka, bahkan bisa juga karena hal-hal yang tidak atau belum saatnya kamu pahami.

Selasa, 04 Juni 2019

Selalu Ada Cinta untuk Sosok Bernama Kenangan


Ingatannya tentangmu perlahan memudar, lalu mati

Alzheimer adalah kata yang sempat membuatmu terpaku dan merasakan duniamu membeku sesaat. Meski semula kamu sempat menduga dan mencari tahu melalui internet serta bantuan Ly, gadis semata wayangmu, tak urung sesuatu menohok perasaanmu yang terdalam. Aliran dingin seakan menyergapmu seiring gigil yang menghadirkan wajah tirusnya berkelebat di depan matamu.

Sesungguhnya, kamu sudah menyimpan kecurigaan dan tanya itu saat mendapati dia pergi ke swalayan di seberang jalan dengan memakai sandal yang berbeda, bahkan tanpa rasa malu memakai pakaian yang bukan seleranya sama sekali. Mamadukan dua motif yang berbeda dan mengganggu mata yang melihatnya. Sosok yang selalu perfek dalam hal berbusana sejak zaman kuliah dulu, melakukan kesalahan yang fatal.

Tidak hanya itu saja, dia kerap kali lupa menaruh sesuatu tidak pada tempatnya. Menyimpan ponsel di kulkas, memasukkan garam pada teh manis yang ia buat untukmu. Selalu mengulang cerita yang sama dalam setiap percakapan kalian dan mulai tidak fokus dengan apa yang ia lakukan. Belum lagi emosinya yang berubah secara drastis. Semuanya begitu mengejutkan. Semuanya menyesakkan dadamu. Kamu ingin sekali menolak untuk percaya. Kamu menghela napas. Kenangan tentangnya selalu saja melemparmu ke masa lalu, sekaligus mengempasmu pada kerinduan tanpa tepi.