Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2020

5 Pesan Cinta yang Kamu Dapat dari Senja (Penakata)


Percayalah, untuk setiap kisah yang terjadi dalam hidupmu, Tuhan sudah merancangkan hal indah untukmu

Mungkin kamu salah seorang penikmat semburat jingga yang selalu melukis langit petang dengan sempurna. Mungkin juga seorang perangkai kata atau pencinta keindahan senja sehingga lukisan alam itu selalu kamu tuangkan lewat rangkaian kata-kata indah di setiap ceritamu.

Apa pun itu, senja selalu punya banyak arti bagi pencintanya. Meskipun hadirnya hanya sesaat, tetapi kesan yang senja berikan selalu penuh makna dan begitu dalam. Tentang proses perjalanan hidup seseorang, tentang pertemuan dan perpisahan, kebahagiaan dan kesedihan, serta banyak pesan lain yang tersirat. Termasuk 5 pesan cinta berikut ini yang bisa kamu dapat dari perjalanan cinta sepasang kekasih.

Jumat, 21 Februari 2020

Untuk Kamu yang Sedang Jatuh Cinta, 7 Hal tentang Cinta Ini Harus Kamu Pahami (Sisternet)

Sisternet
Hanya kamu dan pasangan yang tahu ukuran kebahagiaan yang cocok bagi hubungan kalian

Sisters, banyak orang beranggapan bahwa Februari adalah bulan cinta dan kasih sayang. Bicara soal cinta, tidak ada seorang pun yang mampu menolak kekuatan cinta. Perasaan itu bisa datang kapan saja dan memengaruhi hidup kita.

Namun, jangan sampai kamu salah dalam memaknai atau memahami cinta sehingga terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Berikut ini 7 hal yang harus kamu pahami tentang cinta. Yuk simak!

Kamis, 20 Februari 2020

5 Alasan Mengapa Harus Punya Mimpi Setinggi Langit (Penakata)


Bermimpilah setinggi langit dan bila kamu jatuh, kamu akan jatuh di antara bintang-bintang

Setiap orang pasti punya mimpi dan punya peluang. Punya kesempatan pula untuk mewujudkannya. Jangan tanggung-tanggung, gantungkan mimpimu setinggi langit. Semakin tinggi mimpimu, semakin besar pula pencapaian yang akan kamu dapat. Sekalipun kamu terjatuh, kamu akan jatuh di antara bintang-bintang, seperti yang Bung Karno katakan.

Namun, kamu harus ingat bahwa mimpi tidak hanya sebatas angan-angan, bukan sekadar ambisi yang menggebu, tetapi juga butuh tindakan, kesungguhan, semangat pantang menyerah, serta kesiapan menghadapi segala kendala dan tantangan yang menghadang. Butuh usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya.

Berikut lima alasan mengapa kamu harus punya mimpi setinggi langit.

Jumat, 24 Januari 2020

Pahami, Ini 6 Alasan yang Membuat Orang Sulit Memaafkanmu (Reviensmedia)

Reviensmedia
Kesalahanmu terlalu fatal untuk dimaafkan

Mungkin kamu pernah melakukan kesalahan atau perbuatan yang membuat seseorang terluka, sakit hati, bahkan berakhir dendam. Ketika kamu menyadari betapa buruknya perlakuanmu terhadap orang tersebut dan timbul keinginan untuk meminta maaf, ternyata niat baikmu itu tidak selalu direspon dengan baik.

Maaf yang kamu harapkan tidak semudah itu kamu dapatkan. Pintu maaf yang kamu harapkan telah tertutup rapat. Padahal, kamu berharap memiliki kesempatan kedua untuk memperbaikinya.

Nah, Gengs, berikut ini enam alasan mengapa seseorang sulit memaafkan kesalahan dan perbuatan buruk yang telah kamu lakukan.

Senin, 06 Januari 2020

5 Hal yang Harus Kamu Hindari dalam Hubungan Asmara (Reviensmedia)

Harapan yang terlalu tinggi akan membuatmu kecewa

Sesuatu yang wajar bila sepasang kekasih berharap bisa langgeng dalam menjalin suatu hubungan asmara. Akan tetapi, faktor berapa lama kamu dan pasangan menjalin asmara, tidak menjamin kalian akan bisa bertahan.

Banyak faktor yang menyebabkan hubungan kalian harus berakhir. Beberapa hal atau kebiasaan berikut ini pun kerap menjadi penyebab hubungan kalian bisa berakhir. Yuk, simak, Gengs!

1. Berharap terlalu banyak terhadap pasangan


Tidak ada yang sempurna di dunia ini, Gengs. Demikian juga dengan pasanganmu. Seiring waktu, kamu akan menemukan dan menyadari kalau pasanganmu tidak seperti yang kamu bayangkan dan harapkan. Bahkan, bisa dibilang jauh dari apa yang kamu harapkan. Mungkin ada dari sifat, sikap, atau perilaku pasangan yang tidak membuatmu nyaman.

Rabu, 11 Desember 2019

5 Pelajaran Hidup di Balik Statusmu sebagai Penjaga Jodoh Orang (Penakata)


Mulailah menata hati dan membuka diri untuk seseorang di luar sana

Menjalin hubungan sekian lama tidak menjamin kamu dan pasangan akan bermuara di tempat yang sama. Karena suatu hal, apa pun itu, bisa membuat hubungan kalian kandas di tengah jalan. Saat kamu belum berhasil menata kembali hatimu dan masih menyimpan perasaan terhadapnya, kamu mendapat kabar bahwa mantan akan segera melangsungkan pernikahan. Mantan akan memulai hidup barunya bersama orang lain.

Menerima kenyataan kalau mantan yang pernah mengisi hari dan hatimu tidak lagi bisa kamu miliki, rasanya sudah pasti sangat menyakitkan. Tak jarang bikin kamu larut dalam kesedihan dan perasaan galau yang tak berkesudahan. Padahal, kamu masih berharap bisa balikan lagi dengan mantan.

Pernah mengalami situasi sebagai penjaga jodoh orang memang mengenaskan, menyesakkan dada. Namun, ada banyak pelajaran hidup yang bisa kamu pelajari dari status itu. Lima pelajaran hidup ini bisa membantumu menjadi pribadi yang lebih kuat, tegar, dan ikhlas.

Sabtu, 30 November 2019

Coba Cek, Ini 5 Ciri Akurat Orang Kreatif, Sukses Menantimu (Reviensmedia)

Reviensmedia
Orang kreatif tidak sekadar bermimpi dan berangan-angan saja

Tidak bisa dipungkiri bahwa orang kreatiflah yang lebih banyak meraih keberhasilan dalam hidupnya. Dengan kreativitasnya, dia mampu meraih kesuksesan. Ide-ide cemerlang yang tak terpikirkan oleh orang lain lahir dari otaknya. Sosok yang tak pernah berhenti berinovasi untuk menciptakan terobosan-terobosan baru yang dia wujudkan dalam karya nyata.

Sejatinya, setiap orang terlahir sebagai orang yang kreatif. Tuhan telah menganugerahkan kemampuan untuk mencipta itu pada setiap orang. Tinggal bagaimana cara kamu mengasah dan menggunakan pola pikirmu menjadi suatu yang bermanfaat dan bisa memengaruhi banyak orang.

Nah, Gengs, apakah kamu termasuk kategori orang kreatif? Yuk, kita simak dan cari tahu!

Kamis, 28 November 2019

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Memiliki Role Model dalam Hidup (IDN Times)

IDN Times
Role model membantu kamu mengendalikan diri

Kesuksesan hidup setiap orang tentunya tidak sama. Perjalanan dan usaha yang dilakukan untuk mencapai kesuksesan itu pun pasti berbeda. Proses panjang seseorang dalam meraih kesuksesan itulah yang sering dijadikan contoh atau teladan bagi orang lain.

Dari orang-orang sukses ini kamu bisa belajar banyak hal seperti bagaimana cara mereka meraih kesuksesan, seperti apa mereka menghadapi rintangan yang mengadang, bagaimana cara mereka memecahkan masalah yang ada, serta apa yang mereka lakukan agar bisa bangkit dari keterpurukan.

Secara tidak langsung, para role model inilah yang akan mengajarkan atau membimbing kamu untuk meraih kesuksesan. Karena itu, keberadaan role model dalam hidupmu sangatlah penting.

Berikut lima alasan mengapa kamu harus memiliki role model dalam hidupmu. Yuk, simak!

1. Membuat kamu tahu tujuan hidupmu dan proses yang akan kamu lalui


Ketika kamu memiliki mimpi besar dalam hidupmu, tentunya kamu butuh seseorang yang bisa kamu jadikan contoh atau panutan. Kamu butuh sosok orang-orang sukses yang kompeten dan punya pengaruh besar dalam bidangnya.

Dengan memiliki role model kamu tahu gambaran keseluruhan yang menjadi mimpi besarmu, kehidupan masa depan seperti apa yang ingin kamu raih dan wujudkan. Keberadaan role model ini memotivasi kamu agar bisa seperti mereka.

2. Membuat kamu memahami atau mengenali dirimu sendiri


Setiap orang memiliki ketertarikan atau minat yang berbeda. Dengan memiliki role model, kamu terbantu dalam menemukan apa yang menjadi minat dan bakatmu sehingga tahu potensi apa yang ada pada dirimu.

Dengan mengenali dirimu sendiri, kamu akan tahu kelebihan dan kekuranganmu sehingga memudahkanmu dalam mengembangkan potensi yang ada pada dirimu, sesuatu yang menonjol dan menjadi passion-mu. Gali dan kembangkanlah apa yang menjadi passion-mu!

Bila kamu merasa ragu akan potensi yang ada pada dirimu, mintalah bantuan orang tua, teman, atau pasanganmu untuk mengenali potensi yang ada pada dirimu.


3. Role model akan membantu membentuk karaktermu


Karakter setiap orang sudah pasti berbeda. Begitupun dengan cara pandangnya. Sesuatu yang wajar memiliki lebih dari satu role model. Mereka membantu kamu dalam menemukan karakter yang sesuai dengan kepribadianmu.

Sebab, sekalipun kamu melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan role model-mu, hasilnya belum tentu sama. Begitupun dengan proses yang kamu jalani juga pasti tidak sama. Cari karakter role model yang sesuai dengan kepribadianmu. Kamu harus pandai dan jeli dalam menerapkan setiap tindakan dan cara pandang role model-mu ke dalam kehidupanmu.

4. Kamu tahu standar hidup dan kesuksesan yang ingin kamu capai


Selain tiga poin di atas, keberadaan role model pun akan memotivasi kamu agar bisa lebih sukses daripada role model-mu, setidaknya bisa sesukses role model-mu. Kamu jadi tahu standar hidup dan kesuksesan yang ingin kamu capai.

Dari para role model itu kamu bisa memperbaiki kesalahan yang pernah mereka lakukan sehingga kamu bisa mengantisipasinya. Jadi, kamu tidak melakukan kesalahan atau kegagalan yang sama, seperti yang terjadi pada role model-mu.

5. Membuatmu menjadi orang yang tahu menghargai proses dan kerja keras


Perjuangan panjang dan kerja kerasmu dalam mewujudkan mimpimu itu akan menempanmu menjadi sosok yang tangguh, tidak mudah putus asa, serta bertanggung jawab. Kamu menjadi tahu, keberhasilan dan kesuksesan bukan sesuatu yang instan. Semua tergantung pada seberapa keras kamu berusaha tanpa mengabaikan campur tangan Tuhan.

Nah, proses panjang yang kamu lalui serta jatuh bangun kamu agar bisa sukses telah memberimu pelajaran hidup yang berharga bahwa setiap usaha dan kerja keras tidak ada yang sia-sia.(alp)



Sumber gambar: Pixabay/Geralt
27/11/19

Minggu, 24 November 2019

Jangan Terpuruk! Sikapi Pertengkaran Orang Tuamu dengan 5 Cara Ini (Sisternet)

Melakukan hal-hal buruk atau tindakan bodoh tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik

Sisters, memiliki keluarga yang harmonis, tentunya harapan semua anak, bukan? Namun, tidak semua anak mendapatkan kenyamanan seperti yang mereka dambakan. Mungkin kamu salah satu anak yang harus hidup dalam suasana sangat tidak menyenangkan itu karena harus menyaksikan orang tuamu sering terlibat dalam pertengkaran hebat. Saling memaki, saling menyalahkan, setelah itu tidak bertegur sapa dan saling buang muka bila berpapasan. Satu situasi yang membuatmu kecewa, benci, sedih, bahkan terluka.

Lalu, bagaimana kamu harus menyikapi situasi sangat tidak menyenangkan ini agar tidak membuatmu terpuruk, Sisters?

1. Orang tuamu juga tidak sempurna


Mereka juga punya masalah dan kesulitan yang tidak selalu bisa kamu mengerti, loh, Sisters. Banyak hal yang bisa memicu pertengkaran mereka. Bisa karena perbedaan karakter, masalah kesetiaan, masalah ekonomi, kurangnya komunikasi karena kesibukan mereka, bahkan bisa juga karena hal-hal yang tidak atau belum saatnya kamu pahami.

Kamis, 31 Oktober 2019

Patah Semangat karena Penolakan? Sikapi dengan 5 Cara Ini (Reviensmedia)

Reviensmedia
Tanamkan sugesti-sugesti membangun dan menguatkan di pikiranmu

Pernah mengalami penolakan, Gengs? Mungkin dalam hal cinta, pekerjaan, pertemanan, atau dalam hubungan keluarga sekalipun. Apa pun penolakan yang kamu alami, penolakan selalu meninggalkan kesedihan dan kekecewaan. Apalagi jika penolakan itu terjadi tidak hanya sekali, kenyataan pahit ini bisa membuatmu patah semangat dan kehilangan rasa percaya diri.

Kamu akan menjadi pribadi yang rapuh, mudah menyerah, serta tidak berani melangkah dan memulai hal baru. Kamu akan sulit mewujudkan keinginan dan harapanmu. Hal ini tentu saja akan menghambat laju kehidupanmu.

Sebenarnya, penolakan tidak melulu tentang kegagalan. Ada banyak hikmah atau pelajaran positif dari penolakan yang kamu alami. Agar tidak patah semangat, sikapi penolakan dengan lima cara ini.

Selasa, 22 Oktober 2019

Pahami 5 Hal Ini untuk Mengantisipasi Asmara Lain di Hatimu (Sisternet)

Sisternet
Apa yang menurut kamu lebih baik, lebih sempurna daripada pasanganmu, belum tentu orang yang tepat untukmu

Setiap pasangan pasti berharap hubungan yang dibangun atas nama cinta bertahan dan harmonis. Namun, dalam perjalanan cinta itu, ternyata kamu menemukan banyak ketidakcocokan yang berusaha kamu tutupi hanya untuk menghindari pertengkaran. Lebih mengecewakan lagi, kenyataan bahwa dia tidak sesuai harapanmu.

Nah, saat-saat seperti itu sering kali kehadiran sosok lain mampu mengusik hubungan kalian yang sedang rawan. Tidak menutup kemungkinan kehadiran orang ketiga dengan segala pesonanya mampu menghadirkan asmara lain di hatimu. Jika hal seperti ini terjadi, bisa dipastikan kalau hubunganmu berada di ujung tanduk.

Namun, bila kamu menganggap hubungan itu berharga dan layak untuk dipertahankan, pahami lima hal ini sebelum asmara lain mengusik hati.

Sabtu, 21 September 2019

Pikirkan 5 Alasan Ini agar Terhindar dari Predikat Orang Ketiga (IDN Times)

IDN Times
Jangan sampai cap buruk menempel padamu!

Mengendalikan hati tidak semudah membalik telapak tangan. Saat kamu menemukan seseorang yang membuatmu bahagia dan nyaman, tetapi dia milik orang lain, kamu sering lupa, bahkan mendadak lupa bahwa perasaan yang kamu miliki itu sangat rentan dan berisiko.

Belum lagi cap buruk sebagai orang ketiga pun akan kamu terima seandainya kamu berhasil mendapatkan dia. Predikat yang sangat tidak menyenangkan, menguras hati, perasaan, dan pikiran. Sebelum kamu telanjur cinta mati terhadapnya dan mendapat cap buruk karena merusak hubungan seseorang, pikirkan dulu lima alasan ini, deh!

1. Hubungan harmonis tidak kamu dapatkan dari merusak hubungan orang lain


Menginginkan seseorang yang bukan milikmu tentu saja perbuatan yang tak termaafkan, sekalipun dengan dalih cinta. Seandainya kamu berhasil memiliki dia dengan mendepak orang lain yang ada di sisinya, sudah pasti meninggalkan luka hati pada mantan dari orang yang kamu cintai.

Seandainya kamu dan dia bisa bersatu, perasaan bersalah tidak akan pernah lepas dari pikiranmu. Akan selalu ada penyesalan yang berpotensi menganggu keharmonisan hubungan kamu dan dia.

Minggu, 15 September 2019

5 Alasan Hubungan Jarak Jauh Kalian Akan Segera Berakhir (IDN Times)

IDN Times
Segala hal bisa saja terjadi saat kamu dan dia berjauhan

Menjalani hubungan jarak jauh memang tidak mudah, entah karena si dia harus pindah rumah, melanjutkan sekolah, atau kuliah ke luar kota. Bila selama ini kamu dan dia banyak menghabiskan waktu bersama, tetapi jarak bisa mengubah hal ini. Sulit dihindari bila suasana hati kalian pun ikut berubah dan memengaruhi hubungan kalian.

Nah, ini lima hal yang membuat hubungan kalian berada di ujung tanduk dan akan segera berakhir.

1. Merasa terikat atau terkekang


Dunia di luar sana begitu luas, sementara kalian merasa ikatan di antara kalian tidak menjamin kalian akan tetap bersama. Kalian merasa berhak mendapat kesempatan yang lebih baik lagi.

Saat komitmen yang kalian sepakati bersama itu terasa mengekang dan mengikat kebebasan kalian untuk bersosialisasi dengan teman-teman lainnya, kalian mungkin akan berpikir betapa menyenangkannya bila tidak memiliki kekasih yang berjauhan.

Jumat, 06 September 2019

5 Ciri Tak Terbantahkan dari Seorang Optimis, Kamukah? (Reviensmedia)

Reviensmedia
Bagi si optimis, masalah adalah tantangan untuk menguji dan mengasah kemampuannya

Keinginan atau memandang segala hal dengan positif sangatlah diperlukan. Pola pikir seperti ini membantu kita untuk maju dan meraih apa yang kita harapkan. Sayangnya, tidak semua orang berpandangan atau memiliki pengharapan yang baik dalam menghadapi segala hal.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab seseorang bersikap pesimis, kehilangan pengharapan dan menjadi putus asa karena harus menghadapi situasi yang sulit. Entah karena persoalan hidup, situasi atau lingkungan tertentu, bisa juga karena perasaan kita yang sedang kurang baik.

Sejatinya, optimisme harus selalu kita miliki dalam kehidupan ini karena berpengaruh besar pada prestasi dan cara kita memaknai hidup ini. Nah, apakah kamu kategori orang yang optimis atau bukan, 5 ciri di bawah ini membantu kamu mengenali dirimu, Gengs.

Senin, 19 Agustus 2019

Coba Cek, Sudahkah 5 Langkah Ini Kamu Lakukan untuk Meraih Prestasi? (Reviensmedia)

Reviensmedia
Setiap langkah yang kamu pilih menentukan masa depanmu

Menjadi orang sukses, tentunya impian atau harapan semua orang. Untuk meraihnya pun kamu perlu usaha dan kerja keras. Pencapaian atau hasil dari usaha dan kerja kerasmu inilah yang disebut prestasi. Seberapa besar dan kerasnya usahamu untuk mencapainya, ada pada dirimu sendiri, Gengs.

Tentu saja untuk meraih prestasi ini tidak mudah. Apalagi bila ingin menjadi yang terbaik dalam bidang yang ingin kamu capai dan geluti. Beberapa tip di bawah ini bisa kamu jadikan acuan guna mencapai prestasi tersebut.

1. Kamu harus memiliki tujuan yang pasti


Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan yang akan kamu capai. Mau jadi apa atau mau seperti apa hidupmu nanti, menjadi penentu langkahmu selanjutnya. Tetapkan hatimu dengan apa yang menjadi pilihanmu. Wujudkan impianmu melalui usaha, kerja keras, dan ketekunan. Fokuslah dengan apa yang kamu pilih dan minati.

Selasa, 23 Juli 2019

5 Tips agar Kritikanmu Tepat Sasaran (IDN Times)

IDN Times
Jangan biarkan caramu mengkritik membuatmu kehilangan teman

Menjalin pertemanan itu gampang-gampang susah. Untuk bisa tetap eksis di lingkungan pertemanan, kamu dituntut agar bisa menjaga pertemanan dengan baik. Perbedaan karakter, minat, dan kebiasaan kerap menjadi sebab berakhirnya sebuah hubungan pertemanan. Belum lagi kebiasaan dan sifat buruk teman yang kadang tidak sesuai, bahkan membuat kamu menjadi bersitegang dan memutuskan untuk menjauh darinya. Wajar bila kamu berharap dia bisa mengubah sifat dan kebiasaan buruknya itu.

Mengubah kebiasaan buruk seseorang itu tidak mudah. Salah satu caranya adalah dengan memberi kritikan. Tentu saja semua itu tidak bisa kamu lakukan dengan instan. Sayangnya, tidak semua kritikan bisa kamu lontarkan atau berikan pada seseorang, sekalipun dia sahabat terdekatmu. Ada aturannya agar tidak membuat pertemanan berakhir dengan buruk. Tentu saja bukan kritikan yang menjatuhkan, tetapi membangun. Demi kebaikannya

Senin, 22 Juli 2019

4 Pelajaran Positif yang Bisa Kamu Dapatkan dari Sebuah Komitmen (Sisternet)

Sisternet
Sesulit dan seberat apa pun kamu wajib melakukannya

Sisters, sebagai makhluk hidup, tentunya kamu punya komitmen dalam hidupmu, bukan? Kamu pasti sudah menentukan tujuan atau arah, mau dibawa ke mana hidupmu. Sayangnya, sebuah komitmen sangat mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk dijalankan. Bahkan, tak jarang karena berbagai alasan kamu melanggar komitmen yang sudah kamu buat atau sepakati.

Namun, tahukah kamu bahwa banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan saat kamu membuat komitmen? Yuk, kita simak!

1. Memotivasi kamu dalam meraih sesuatu yang ingin kamu wujudkan


Kamu menjadi tahu arah atau tujuan yang ingin kamu capai. Ada target yang harus kamu kejar. Hal ini memotivasi kamu untuk mewujudkannya. Terutama bila menyangkut apa yang kamu sukai dan menjadi passion-mu.

Kamu akan berusaha keras untuk itu. Berusaha fokus dan bersungguh-sungguh agar bisa menjalankan komitmenmu. Kamu menjadi tahu bagaimana mengatur dirimu sendiri dan langkah apa yang harus kamu ambil.. Selain itu, ada kepuasan tersendiri saat kamu bisa meraihnya.

Jumat, 19 Juli 2019

Ternyata, 4 Tindakan Mencuri Ini Wajib Kamu Lakukan dan Enggak Bikin Dosa (Reviensmedia)

Reviensmedia
Kamu sudah melakukannya?

Siapa bilang mencuri itu dosa, Gengs? Buktinya, 4 tindakan mencuri di bawah ini sangat jauh dari konotasi negatif. Bukan perbuatan dosa juga. Segala hal yang berkaitan dengan pencurian ini bisa dan wajib sekali kamu lakukan. Tanpa dihantui rasa bersalah atau malu.

Nah, tindakan mencuri apa yang enggak bikin dosa itu? Ayo kita simak, Gengs!

1. Mencuri dari orang yang dekat dengan kehidupanmu dan ada di sekitarmu


Tuhan menciptakan setiap orang dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sesuatu yang wajar bila kamu menjadikan kelebihan orang-orang terdekatmu sebagai panutan. Baik itu orang tuamu, kakak, adik, teman-temanmu, bahkan bisa juga guru atau dosenmu. Bahkan, musuhmu sekalipun. Mereka berperan besar dalam membentuk karaktermu sehingga kamu bisa memahami dirimu sendiri.

Curilah kelebihan dan segala hal positif yang ada pada mereka. Mungkin cara teman kerjamu meraih kesuksesan, perilaku sahabatmu yang santun dan rajin belajar, kedisiplinan dosen atau gurumu meraih sukses sehingga menjadi teladan, serta cara mengajarnya yang disukai dan dicintai anak didiknya. Cari tahu, bagaimana mereka termotivasi untuk melakukan semua itu. Jadikan mereka contoh untuk kesuksesanmu kelak.

Kamis, 11 Juli 2019

Kamu Kuper? 5 Hal Ini Membantu Memperluas Pergaulanmu (Reviensmedia)

Reviensmedia
Setiap orang memiliki sesuatu yang layak untuk dibanggakan

Mendapat predikat kuper sudah pasti tidak membuatmu nyaman. Sayangnya, tidak semua orang bisa dengan mudah masuk ke dalam suatu lingkaran pertemanan atau komunitas tertentu.

Untuk bisa sukses bergaul dan memiliki banyak teman tentunya kamu harus punya kiat atau strategi tertentu. Enggak mungkin juga kamu asal masuk dalam lingkungan pertemanan yang buruk. Mau tahu apa saja kiat dan strateginya? Yuk, simak 5 hal di bawah ini agar kamu menjadi orang yang mudah bergaul dan enggak dicap kuper lagi.

1. Buang jauh perasaan rendah dirimu


Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Jangan pernah menjadikan kekuranganmu sebagai alasan yang membuatmu minder sehingga sulit untuk bergaul. Perasaan bahwa kamu tidak populer, tidak punya prestasi, tidak berasal dari keluarga kaya, tidak cantik atau tampan, serta kekurangan lainnya, tentu saja pemikiran yang salah. Sebab, jika kamu masih memelihara pemikiran yang keliru ini, kamu enggak bakalan bisa masuk ke lingkungan pergaulan mana pun.

Selasa, 02 Juli 2019

Waspadalah! 4 Hal Ini Menandakan Kamu Sudah Terjebak dalam Solidaritas Ngawur (Reviensmedia)

Reviensmedia

Teman yang baik selalu ada di saat-saat terburukmu

Gengs, sebagai makhluk sosial, kamu pasti butuh teman. Sayangnya, pertemanan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Segala hal bisa memicu persoalan yang berujung konflik. Bahkan, sahabat pun bisa menjadi musuh karena sesuatu yang tidak sejalan dan sepemikiran.

Tidak menutup kemungkinan, teman yang sudah begitu dekat menekanmu agar melakukan tindakan yang tidak sejalan, bahkan tidak sesuai dengan hati nurani. Dia membujuk, bahkan mendesak kamu melakukan suatu hal atau tindakan buruk dan tidak terpuji dengan alasan solidaritas atau kesetiakawanan. Sikon seperti ini sering kali membuat kamu sulit berpikir sehat. Bahkan, tak jarang membuat kamu salah langkah.

Lalu, bagaimana selama ini kamu memaknai pertemananmu? Ayo cari tahu agar kamu tidak terjebak dalam pertemanan tidak sehat yang berkedok solidaritas ngawur.