Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Januari 2020

5 Hal yang Harus Kamu Hindari dalam Hubungan Asmara (Reviensmedia)

Harapan yang terlalu tinggi akan membuatmu kecewa

Sesuatu yang wajar bila sepasang kekasih berharap bisa langgeng dalam menjalin suatu hubungan asmara. Akan tetapi, faktor berapa lama kamu dan pasangan menjalin asmara, tidak menjamin kalian akan bisa bertahan.

Banyak faktor yang menyebabkan hubungan kalian harus berakhir. Beberapa hal atau kebiasaan berikut ini pun kerap menjadi penyebab hubungan kalian bisa berakhir. Yuk, simak, Gengs!

1. Berharap terlalu banyak terhadap pasangan


Tidak ada yang sempurna di dunia ini, Gengs. Demikian juga dengan pasanganmu. Seiring waktu, kamu akan menemukan dan menyadari kalau pasanganmu tidak seperti yang kamu bayangkan dan harapkan. Bahkan, bisa dibilang jauh dari apa yang kamu harapkan. Mungkin ada dari sifat, sikap, atau perilaku pasangan yang tidak membuatmu nyaman.

Rabu, 11 Desember 2019

5 Pelajaran Hidup di Balik Statusmu sebagai Penjaga Jodoh Orang (Penakata)


Mulailah menata hati dan membuka diri untuk seseorang di luar sana

Menjalin hubungan sekian lama tidak menjamin kamu dan pasangan akan bermuara di tempat yang sama. Karena suatu hal, apa pun itu, bisa membuat hubungan kalian kandas di tengah jalan. Saat kamu belum berhasil menata kembali hatimu dan masih menyimpan perasaan terhadapnya, kamu mendapat kabar bahwa mantan akan segera melangsungkan pernikahan. Mantan akan memulai hidup barunya bersama orang lain.

Menerima kenyataan kalau mantan yang pernah mengisi hari dan hatimu tidak lagi bisa kamu miliki, rasanya sudah pasti sangat menyakitkan. Tak jarang bikin kamu larut dalam kesedihan dan perasaan galau yang tak berkesudahan. Padahal, kamu masih berharap bisa balikan lagi dengan mantan.

Pernah mengalami situasi sebagai penjaga jodoh orang memang mengenaskan, menyesakkan dada. Namun, ada banyak pelajaran hidup yang bisa kamu pelajari dari status itu. Lima pelajaran hidup ini bisa membantumu menjadi pribadi yang lebih kuat, tegar, dan ikhlas.

Minggu, 24 November 2019

Jangan Terpuruk! Sikapi Pertengkaran Orang Tuamu dengan 5 Cara Ini (Sisternet)

Melakukan hal-hal buruk atau tindakan bodoh tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik

Sisters, memiliki keluarga yang harmonis, tentunya harapan semua anak, bukan? Namun, tidak semua anak mendapatkan kenyamanan seperti yang mereka dambakan. Mungkin kamu salah satu anak yang harus hidup dalam suasana sangat tidak menyenangkan itu karena harus menyaksikan orang tuamu sering terlibat dalam pertengkaran hebat. Saling memaki, saling menyalahkan, setelah itu tidak bertegur sapa dan saling buang muka bila berpapasan. Satu situasi yang membuatmu kecewa, benci, sedih, bahkan terluka.

Lalu, bagaimana kamu harus menyikapi situasi sangat tidak menyenangkan ini agar tidak membuatmu terpuruk, Sisters?

1. Orang tuamu juga tidak sempurna


Mereka juga punya masalah dan kesulitan yang tidak selalu bisa kamu mengerti, loh, Sisters. Banyak hal yang bisa memicu pertengkaran mereka. Bisa karena perbedaan karakter, masalah kesetiaan, masalah ekonomi, kurangnya komunikasi karena kesibukan mereka, bahkan bisa juga karena hal-hal yang tidak atau belum saatnya kamu pahami.

Kamis, 31 Oktober 2019

Patah Semangat karena Penolakan? Sikapi dengan 5 Cara Ini (Reviensmedia)

Reviensmedia
Tanamkan sugesti-sugesti membangun dan menguatkan di pikiranmu

Pernah mengalami penolakan, Gengs? Mungkin dalam hal cinta, pekerjaan, pertemanan, atau dalam hubungan keluarga sekalipun. Apa pun penolakan yang kamu alami, penolakan selalu meninggalkan kesedihan dan kekecewaan. Apalagi jika penolakan itu terjadi tidak hanya sekali, kenyataan pahit ini bisa membuatmu patah semangat dan kehilangan rasa percaya diri.

Kamu akan menjadi pribadi yang rapuh, mudah menyerah, serta tidak berani melangkah dan memulai hal baru. Kamu akan sulit mewujudkan keinginan dan harapanmu. Hal ini tentu saja akan menghambat laju kehidupanmu.

Sebenarnya, penolakan tidak melulu tentang kegagalan. Ada banyak hikmah atau pelajaran positif dari penolakan yang kamu alami. Agar tidak patah semangat, sikapi penolakan dengan lima cara ini.

Selasa, 22 Oktober 2019

Pahami 5 Hal Ini untuk Mengantisipasi Asmara Lain di Hatimu (Sisternet)

Sisternet
Apa yang menurut kamu lebih baik, lebih sempurna daripada pasanganmu, belum tentu orang yang tepat untukmu

Setiap pasangan pasti berharap hubungan yang dibangun atas nama cinta bertahan dan harmonis. Namun, dalam perjalanan cinta itu, ternyata kamu menemukan banyak ketidakcocokan yang berusaha kamu tutupi hanya untuk menghindari pertengkaran. Lebih mengecewakan lagi, kenyataan bahwa dia tidak sesuai harapanmu.

Nah, saat-saat seperti itu sering kali kehadiran sosok lain mampu mengusik hubungan kalian yang sedang rawan. Tidak menutup kemungkinan kehadiran orang ketiga dengan segala pesonanya mampu menghadirkan asmara lain di hatimu. Jika hal seperti ini terjadi, bisa dipastikan kalau hubunganmu berada di ujung tanduk.

Namun, bila kamu menganggap hubungan itu berharga dan layak untuk dipertahankan, pahami lima hal ini sebelum asmara lain mengusik hati.

Senin, 19 Agustus 2019

Coba Cek, Sudahkah 5 Langkah Ini Kamu Lakukan untuk Meraih Prestasi? (Reviensmedia)

Reviensmedia
Setiap langkah yang kamu pilih menentukan masa depanmu

Menjadi orang sukses, tentunya impian atau harapan semua orang. Untuk meraihnya pun kamu perlu usaha dan kerja keras. Pencapaian atau hasil dari usaha dan kerja kerasmu inilah yang disebut prestasi. Seberapa besar dan kerasnya usahamu untuk mencapainya, ada pada dirimu sendiri, Gengs.

Tentu saja untuk meraih prestasi ini tidak mudah. Apalagi bila ingin menjadi yang terbaik dalam bidang yang ingin kamu capai dan geluti. Beberapa tip di bawah ini bisa kamu jadikan acuan guna mencapai prestasi tersebut.

1. Kamu harus memiliki tujuan yang pasti


Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan yang akan kamu capai. Mau jadi apa atau mau seperti apa hidupmu nanti, menjadi penentu langkahmu selanjutnya. Tetapkan hatimu dengan apa yang menjadi pilihanmu. Wujudkan impianmu melalui usaha, kerja keras, dan ketekunan. Fokuslah dengan apa yang kamu pilih dan minati.

Selasa, 23 Juli 2019

5 Tips agar Kritikanmu Tepat Sasaran (IDN Times)

IDN Times
Jangan biarkan caramu mengkritik membuatmu kehilangan teman

Menjalin pertemanan itu gampang-gampang susah. Untuk bisa tetap eksis di lingkungan pertemanan, kamu dituntut agar bisa menjaga pertemanan dengan baik. Perbedaan karakter, minat, dan kebiasaan kerap menjadi sebab berakhirnya sebuah hubungan pertemanan. Belum lagi kebiasaan dan sifat buruk teman yang kadang tidak sesuai, bahkan membuat kamu menjadi bersitegang dan memutuskan untuk menjauh darinya. Wajar bila kamu berharap dia bisa mengubah sifat dan kebiasaan buruknya itu.

Mengubah kebiasaan buruk seseorang itu tidak mudah. Salah satu caranya adalah dengan memberi kritikan. Tentu saja semua itu tidak bisa kamu lakukan dengan instan. Sayangnya, tidak semua kritikan bisa kamu lontarkan atau berikan pada seseorang, sekalipun dia sahabat terdekatmu. Ada aturannya agar tidak membuat pertemanan berakhir dengan buruk. Tentu saja bukan kritikan yang menjatuhkan, tetapi membangun. Demi kebaikannya

Kamis, 11 Juli 2019

Kamu Kuper? 5 Hal Ini Membantu Memperluas Pergaulanmu (Reviensmedia)

Reviensmedia
Setiap orang memiliki sesuatu yang layak untuk dibanggakan

Mendapat predikat kuper sudah pasti tidak membuatmu nyaman. Sayangnya, tidak semua orang bisa dengan mudah masuk ke dalam suatu lingkaran pertemanan atau komunitas tertentu.

Untuk bisa sukses bergaul dan memiliki banyak teman tentunya kamu harus punya kiat atau strategi tertentu. Enggak mungkin juga kamu asal masuk dalam lingkungan pertemanan yang buruk. Mau tahu apa saja kiat dan strateginya? Yuk, simak 5 hal di bawah ini agar kamu menjadi orang yang mudah bergaul dan enggak dicap kuper lagi.

1. Buang jauh perasaan rendah dirimu


Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Jangan pernah menjadikan kekuranganmu sebagai alasan yang membuatmu minder sehingga sulit untuk bergaul. Perasaan bahwa kamu tidak populer, tidak punya prestasi, tidak berasal dari keluarga kaya, tidak cantik atau tampan, serta kekurangan lainnya, tentu saja pemikiran yang salah. Sebab, jika kamu masih memelihara pemikiran yang keliru ini, kamu enggak bakalan bisa masuk ke lingkungan pergaulan mana pun.

Minggu, 31 Maret 2019

Lakukan 5 Hal Ini Saat Kamu dan Saudaramu Mencintai Orang yang Sama (IDN Times)

IDN Times

Ingat, ikatan darah lebih kuat

Persaingan tidak hanya terjadi dalam lomba atau kompetisi. Dalam hubungan keluarga pun hal ini kerap terjadi. Tak jarang antara kakak dan adik bersaing untuk mendapatkan perhatian dan sayang dari ayah dan ibu atau anggota keluarga lain. Banyak hal yang bisa memicu persaingan antarsaudara dan bisa saja berakhir dengan perpecahan serta mengusik persaudaraan.

Nah, yang bikin gawat lagi, bagaimana bila persaingan kakak adik ini melibatkan masalah cinta? Kamu dengan kakak atau adikmu menyukai orang yang sama. Langkah apa yang kamu ambil agar tidak terlibat perseteruan tak berujung? Yuk, kita simak!

Jumat, 01 Maret 2019

Saat Menyimpan Rasa Sakit Hati, Hanya 5 Hal Ini yang Kamu Dapatkan (IDN Times)

IDN Times

Tulus memaafkan adalah langkah awal dan kunci untuk bisa berdamai dengan rasa sakit itu

Mungkin kamu pernah merasakan sakit hati yang sulit sekali disembuhkan akibat perlakuan seseorang terhadapmu. Bisa jadi lukanya sudah tertancap dalam di hatimu. Entah itu karena perlakuan seseorang yang kamu kenal seperti sahabatmu, kekasih, saudara, bahkan bisa juga orang tuamu sendiri. Saking terlukanya, sulit bagimu untuk memaafkan orang yang menyebabkannya.

Tentu saja menyimpan sakit hati yang bermuara dendam ini bukan hal yang menyenangkan. Setiap kali kamu mengingatnya, perasaanmu seketika berubah buruk. Emosimu pun kembali tersulut. Rasanya tidak ada lagi kenyamanan dalam dirimu. Perasaan ini sangat tidak baik dan menyiksa, membuat kamu sulit untuk merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Perasaan yang dapat merugikan dirimu sendiri.

Nah, apa saja yang bisa merugikan dirimu bila rasa sakit itu masih kamu pelihara?

Kamis, 28 Februari 2019

Cowokmu Posesif, Kenali Ciri-cirinya dan Segera Tentukan Sikap (Penakata)


Jangan sampai kamu terjebak dalam cinta si posesif ini, Girls!
Kamu tengah menjalin hubungan dengan seseorang, Girls? Apa dia selalu mau turut campur dalam kehidupanmu dan terlibat terlalu jauh? Apa dia membuatmu merasa bukan dirimu lagi? Apa kamu menjadi merasa tertekan dan menderita karena segala bentuk aturan dan larangan yang dia berikan? Hidupmu seolah miliknya karena ia pun mengatur dan memilihkan apa pun yang menurut dia adalah yang terbaik untukmu. Bersamanya, hidupmu seakan terpenjara.

Girls, buruan deh kamu selidiki kembali hubungan kamu dengan dia. Meski kamu cinta banget dengan dia, apa mau semua kehidupanmu dia yang mengatur dan harus sesuai dengan keinginannya? Yang ada kamu bisa enggak merasa bahagia lagi sejak bersamanya. Pacar macan apa itu yang bikin kamu tertekan dengan segala aturan dan larangannya? Bila cowokmu punya perbendaharaan kalimat yang merujuk pada aturan dan larangan, bahkan menjurus pada pengekangan, sudah dipastikan cowokmu seorang posesif.

Ayo, kenali ciri-ciri cowok posesif ini dan segera ambil sikap sebelum kamu terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Minggu, 10 Februari 2019

Lakukan 5 Hal Ini Saat Kamu Melakukan Kesalahan yang Membuatmu Gagal (Penakata)



Jadikan kesalahan sebagai pelajaran hidup untuk meraih sukses

Untuk mencapai apa yang kamu impikan dan harapkan, tak jarang kamu terbentur oleh kesalahan yang kamu buat sendiri, baik kamu sadari atau tidak. Sebenarnya, sesuatu yang manusiawi ketika kamu melakukan kesalahan karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang sempurna. Namun, jangan pernah menjadikan kesalahan sebagai alasan yang membuat kamu tidak berani lagi melakukan tindakan apa pun. Jangan sampai karena kesalahan yang kamu lakukan menjadikan kamu seorang penakut sehingga tidak berani lagi mengambil keputusan, apalagi tindakan untuk memulai langkah baru.

Nah, agar tidak terpuruk dalam keputusasaan karena membiarkan dirimu dihantui perasaan bersalah, ada baiknya kamu mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala hal yang akan terjadi nanti apabila kamu melakukan kesalahan. Lakukan langkah-langkah berikut ini.

Minggu, 27 Januari 2019

5 Tips agar Terhindar dari Mabuk Konsumerisme (Penakata)


Mengabaikan tawaran yang menggiurkan tidak mengurangi nilaimu sebagai manusia
Membeli barang tanpa perencanaan dan tergesa-gesa sering kali mengecewakan, bukan? Setelah sampai rumah, kamu baru sadar dan menyesal karena telah membeii barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Bahkan, tak jarang barang yang kamu beli itu sudah kamu miliki. Yang bikin kamu kecewa dan kesal lagi ternyata kualitasnya pun tidak sebagus yang kamu miliki.

Kejadian seperti ini memang kerap kita alami. Kita tergoda untuk memiliki barang yang menurut mata kita bagus dan baik. Apalagi dengan diiming-imingi harga miring alias diskon. Siapa yang tidak tergoda? Ditambah lagi, kita punya uang untuk memenuhi keinginan itu.

Tapi, tahukah kamu bahwa tidak semua keinginan itu harus kamu penuhi? Tidak semua hal yang kamu inginkan harus kamu dapatkan. Untuk itu, kamu dituntut harus pandai menahan hawa nafsumu. Jangan sampai kamu terjebak dalam konsumerisme. Biasakan untuk mengelola keinginan itu dengan cara memilahnya. Mana yang perlu kamu beli, mana yang bisa kamu tunda dan mana yang harus kamu utamakan. Tips di bawah ini akan membantumu agar tidak terjebak dalam mabuk konsumerisme.

Sabtu, 26 Januari 2019

5 Tanda yang Mengisyaratkan Kekasihmu Bukan Kekasihmu Lagi (Penakata)


Ketika dia tidak seperti yang kamu kenal dulu, siapkan dirimu, Girls!
Girls, kamu pasti terkejut ketika cowokmu tiba-tiba saja memutuskanmu secara sepihak. Rasanya duniamu seakan berhenti seketika. Bagaimana tidak? Selama ini hubungan kamu dengan dia baik-baik saja. Sekalipun ada konflik, hanya pertengkaran kecil semata yang biasanya akan membaik dengan cepat. Terlalu menyakitkan mendapati kenyataan bahwa kekasihmu ternyata sudah menjadi mantan. Semua kenangan manis bersamanya seakan tinggal cerita. Semuanya menguap dalam sekejap. Duh, yang kuat, ya Girls!

Nah, kamu enggak mau mengalami hal ini, bukan? Kehilangan separuh jiwa yang bikin kamu terpuruk karena cinta. Setidaknya, kamu tahu tanda-tandanya. Ketika cowok yang menjadi kekasihmu saat ini sebenarnya sudah bukan kekasihmu lagi. Tinggal menanti kata putus itu terucap dari mulutnya, bisa juga dari mulutmu. Sedikitnya, kamu bisa mempersiapkan diri untuk bisa menerima kenyataan pahit ini. Agar tidak terpuruk.

Jumat, 25 Januari 2019

Lakukan 7 Hal Ini agar Tetap Bahagia Setelah Putus (Penakata)



Si dia pergi bukan berarti kamu enggak berhak bahagia lagi lo!

Putus dengan pacar atau seseorang yang pernah mengisi hati dan hari-harimu rasanya bikin kamu galau, bukan? Entah itu karena orang ketiga atau hubungan kamu dengan dia sudah tidak ada kenyamanan lagi. Apa pun alasannya, yang pasti harimu sudah tidak sama lagi.

Sayangnya, tidak semua orang bisa menerima kenyataan pahit dan menyedihkan ini. Tidak semua orang mampu bertahan setelah si dia pergi dari kehidupanmu. Rasanya semua berbeda. Begitu sendu dan tidak bergairah lagi. Bawaannya galau terus. Enggak semangat.

Nah, agar kamu tidak berkutat terus dalam rasa galau dan kehilangan semangat, lakukan 7 hal ini.

Kamis, 09 Agustus 2018

Jangan Biarkan Kenangan Buruk Menghantuimu

Plukme!
Selalu ada maksud tertentu di balik semua kejadian buruk yang kita alami
Aku hanya bisa termangu saat melihat temanku dengan sengaja menyenggol lengan mantannya sembari buang muka dan mendengus. Sampai segitunya? Begitu cepat semuanya berubah. Setahuku, baru dua minggu yang lalu mereka putus karena–entahlah–kurasa salah paham yang berujung pertengkaran hebat. Namun, karena ego masing-masing yang tidak mau mengalah dan meminta maaf, maka berakhir sudah jalinan cinta di antara mereka. Padahal, mereka telah bersama selama tiga tahun. Sulit kubayangkan, dalam sekejap rasa cinta berubah menjadi benci.

"Aku selalu emosi kalau lihat dia. Bagiku, dia adalah kenangan buruk,” ujarnya, menjawab tanya di mataku.

Aku tidak menjawab hanya menatap raut wajahnya yang memberengut kesal. Wajah yang kerap semringah sebelum dia putus dengan kekasihnya, kini hilang entah ke mana. Sosok yang selalu ia puja sebagai jaminan masa depannya kelak, kini telah berubah menjadi sosok yang begitu ia benci. Cuma sebatas kenangan buruk yang kerap membuat perasaannya cepat sekali emosional. Sulit sekali untuk membuatnya tersenyum kembali.

Kamis, 28 Juni 2018

Bertahan Setelah Putus


Putus dengan pacar bukan berarti duniamu hancur dan membuatmu berkutat dengan yang namanya galau

Si dia pergi? Tenang, tidak perlu panik begitu. Biasa saja. Lelaki yang bisa bikin kamu bahagia dan berbunga-bunga, bahkan melambungkan perasaanmu pada level tertinggi bukan hanya dia saja kok. Tidak percaya? Terserah, berarti itu deritamu. Hiks.

Plukz, di antara kalian pasti ada yang lagi galau karena baru putus dengan lelaki terindahmu, ‘kan? Rasanya pasti berbeda saat ada dia dan setelah dia tidak lagi di sisimu. Apalagi kalau si dia pergi meninggalkanmu karena ada orang lain yang menghuni hatinya. Duh, sakitnya itu tak tertahankan dan tak dapat kamu lukiskan dengan kata-kata. Tidak percaya? Coba deh patah hati dulu. Eeeeaaaa ....

Putus dengan pacar atau seseorang yang pernah dekat denganmu dan pernah menjadi bagian dari hari-harimu memang bukan hal yang mudah. Namun, bukan berarti duniamu menjadi hancur dan membuatmu berkutat terus dengan yang namanya galau. Bangkit dan semangat dong. Banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk melupakan dia dan menghilangkan kegalauan yang ada di hatimu. Mau tahu caranya?

Jumat, 18 Mei 2018

Mantan, Aku Bahagia Tanpamu

Balas dendam yang terbaik adalah saat kamu memiliki kesempatan itu, tapi tidak melakukan pembalasan  itu
Siapa yang saat ini lagi benci banget sama mantan? Mengalami rasanya disakiti dan diselingkuhi oleh mantan? Dibohongi, diduakan, diberi harapan palsu, tetapi lebih seringnya kamu enggak dianggap? Ya, kamu adalah kekasihnya, tetapi kamu hanya orang lain baginya. Duh duh duh, rasa sakitnya itu menusuk sampai ke ulu hati. Wajar kalau kamu teramat membenci mantan terindahmu itu.

Benci? Iya, benci! Ayo, ngaku! Siapa yang tidak meradang, emosi sampai ke kepala saking nafsunya ingin membalas semua perlakuan mantan selama ini yang sudah menyakitimu? Meninggalkan jejak luka yang teramat dalam di hatimu. Semakin mengingatnya, semakin membuat emosimu tersulut. Bahkan, beberapa temanku yang merasakan dampak dari penghianatan/perselingkuhan mantan mereka, pernah sampai melakukan hal nekat yang bikin aku geleng-geleng kepala, tapi juga tertawa bahagia. Ikut senang karena bisa melihat wajah temanku terlihat puas.

Di antara semua yang baca tulisanku ini, pasti ada yang merasakan bagaimana rasanya ditinggal pacar yang kini sudah jadi mantan? Rasanya, dunia begitu muram dan tak bersahabat lagi denganmu. Ke mana pun kamu melangkah, hanya ada wajah mantan dan penghianatan yang dia lakukan padamu. Setiap menghela napas, seluruh udara seakan tercemar oleh bayangan mantan yang menari-nari bahagia dengan kekasih barunya di depan matamu. Melihat mantan jalan berdua kekasih barunya, rasanya kamu ingin berlari ke arah mereka dan menyiram wajah mereka dengan air keras. Wkwkwk, sampai segitunya, ya? Pengalaman?

Nah, yang mau aku ceritakan ini adalah salah seorang temanku. Aku sempat dia bikin kesal saat temanku yang cukup dekat–boleh dibilang kami adalah sahabat dan teman jalan ke mana saja–pokoknya dia teman dalam melakukan hal seru-seruan saat kami bersama. Gara-gara dicurangi kekasihnya, dia berubah drastis jadi pendiam, pemurung dan kerjanya mengurung diri di kamar sambil memandang langit-langit kamarnya diiringi lagu-lagu galau patah hati. Aduh, saking kesalnya, aku kerap melempar dia dengan bantal atau menggoda dan menceritakan hal-hal lucu yang kuharap bisa membuat dia tersenyum (bukankah sahabat yang baik adalah sahabat yang ada saat sahabatmu dalam keadaan susah, bukan saat senang saja).

Yang lebih dahsyat lagi, seorang temanku saking sakit hati dan berangnya (aku melihat ada tanduk di kepalanya) dengan mantan, meneror akun medsos sang mantan dengan komentar- komentar pedas dan menjelekkan. Pokoknya, apa pun dia lakukan agar mantan merasakan penderitaan yang dia rasakan. Jika perlu, mantan harus merasakan yang lebih sakit darinya. Dia akan tertawa puas melihat mantan belingsatan serta merasakan ketidaktenangan dalam hidupnya. Kamu melakukan hal ini juga, ‘kan? Berharap mantan menderita dan menyesal karena telah meninggalkanmu.

Akan tetapi, apakah semua tindakan yang kamu lakukan atas nama balas dendam itu membuatmu merasa puas, bahagia dan merasa jauh lebih baik? Yakin, kamu merasa senang setelah menebar kebencian? Serius, kamu merasa hidupmu jauh lebih nyaman dan tenang berhasil membuat hidup mantan tidak tenang? Jujur, apakah kamu merasa lega dan lebih baik telah melakukan tindakan tidak menyenangkan itu pada mantanmu? Ayo, selidiki hatimu.

Bisa jadi kamu merasa menyesal, sedih dan malu karena tindakan bodohmu ini karena sukses menyebar dan menimbun kebencian. Setelah kamu pikir lagi, apa yang kamu lakukan itu terlihat konyol dan menyedihkan, bahkan semakin melukai perasaanmu. Mulai sekarang, selalu tanamkan di benakmu bahwa balas dendam terbaik adalah saat kamu punya kesempatan, tapi kamu tidak melakukan pembalasan itu.

Duh duh duh, lalu apa yang seharusnya kamu lakukan? Mau tahu? Benar mau tahu atau jangan-jangan kamu sudah tahu, tetapi emosi atau keinginan untuk membalas dendam telah mendominasi hatimu. Mengaburkan pikiranmu dan menaruh akal sehatmu di tempat gelap. Sederhana, kok, sibukkan dirimu, lakukan sesuatu yang menyenangkan dan membuatmu bahagia. Boleh saja kamu bersedih dan menangis berhari-hari, bahkan sambil guling-guling di lantai sekalipun, bila itu melegakan perasaanmu. Setelah itu, lakukan sesuatu yang menyenangkan hatimu. Sesuatu yang bisa mengubah kesedihan dan keterpurukanmu menjadi kebahagiaan.

Tunjukkan pada mantan bahwa tanpa kehadirannya, hidupmu selalu baik-baik saja. Selalu bahagia. Tanpa dia hidupmu jauh lebih baik. Bisa jadi, mantan menyesal telah meniggalkanmu. Ingat bahwa menunjukkan pada mantan kalau kamu bahagia setelah kepergiaanya adalah bentuk dari balas dendam yang terbaik. Kamu bisa bilang, "Maaf mantan, di hatiku sudah tidak ada sosokmu lagi."(alp)


Sumber gambar: Pixabay